Dalam beberapa tahun terakhir, transformasi digital telah berhasil mendorong perusahaan untuk semakin mengandalkan aplikasi berbasis cloud, data center virtual, hingga SaaS. Hal inilah yang menuntut infrastruktur jaringan yang tidak hanya stabil, tetapi juga fleksibel, aman, dan mudah dikelola. Oleh karena itu, software defined networking sangat diperlukan sekarang ini.
Sebab, arsitektur jaringan tradisional sering kali tidak mampu menjawab kebutuhan perusahaan. Pengelolaan yang rumit, biaya operasional tinggi, hingga keterbatasan skalabilitas menjadi hambatan utama yang terjadi.
Lantas, bagaimana software defined networking hadir sebagai solusi yang dianggap inovatif? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel di bawah ini!
BACA JUGA: 5 Prinsip Keamanan Jaringan untuk Bisnis yang Efektif
Apa Itu Software Defined Networking?
Secara sederhana, software defined networking adalah pengelolaan jaringan yang memisahkan fungsi kontrol (control plane) dari fungsi pengiriman data (data plane). Dengan arsitektur ini, maka administrator jaringan bisa mengatur, memantau, dan mengoptimalkan lalu lintas data melalui software terpusat tanpa harus melalukan konfigurasi manual pada setiap perangkat jaringan.
Adapun berbagai ciri utama dari software defined networking adalah sebagai berikut.
- Centralized Control: Jaringan dikendalikan melalui satu SDN controller.
- Programmability: Administrator bisa mengatur kebijakan jaringan menggunakan software.
- Automation: Memungkinkan otomatisasi pengaturan jaringan sesuai dengan kebutuhan aplikasi.
- Visibility: Memberikan gambaran menyeluruh terhadap kondisi jaringan.
Dengan kata lain, software defined networking adalah cara untuk menjadikan jaringan lebih fleksibel, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis modern.
Jenis-Jenis Software Defined Networking
Setidaknya ada empat jenis utama software defined networking yang perlu Anda ketahui, yaitu:
- Open SDN: Menggunakan protokol terbuka untuk mengontrol perangkat virtual dan fisik yang bertanggung jawab untuk merutekan paket data.
- API SDN: Menggunakan antarmuka pemrograman untuk mengontrol aliran data ke dan dari setiap perangkat.
- Overlay Model SDN: Membuat jaringan virtual di atas perangkat keras yang ada dan menyediakan terowongan berisi saluran ke pusat data. Nantinya, model ini akan mengalokasikan bandwidth di setiap saluran dan menugaskan perangkat ke setiap saluran.
- Hybrid Model SD: Menggabungkan software defined networking dan jaringan tradisional, sehingga memungkinkan protokol optimal untuk ditetapkan pada setiap jenis lalu lintas.
Arsitektur Software Defined Networking
Arsitektur jaringan software defined networking terdiri dari beberapa bagian, antara lain:
1. Application Later
Arsitektur ini berisi aplikasi jaringan umum atau fungsi yang digunakan oleh perusahaan yang mencakup sistem deteksi intrusi, load balancing, atau firewall. Software defined networking menggunakan aplikasi dengan controller untuk bantu mengatur data plane.
2. Control Layer
Control layer berisi perangkat lunak pengendali software defined networking yang bertindak sebagai otak dari jaringan. Adapun controller ini berada di server dan mengelola kebijakan serta arus lalu lintas di seluruh jaringan.
3. Infrastructure Layer
Layer ini berfungsi untuk mengatur datapatch sesuai dengan instruksi yang diberikan melalui Control Data Plane Interface (CDPI).
4. API
Ketiga layer di atas nantinya akan berkomunikasi menggunakan Northbound dan Southbound API. Aplikasi berkomunikasi dengan controller melalui antarmuka Northbound, sementara controller dan switch berkomunikasi menggunakan antarbuka Southbound.
Manfaat Software Defined Networking untuk Jaringan Internet
Berikut ini adalah berbagai manfaat software defined networking untuk jaringan internet yang bisa dirasakan.
1. Menyediakan Bandwidth Lebih Besar
Manfaat software defined networking yang pertama adalah menyeidakan bandwidth dalam jumlah yang lebih besar. Seperti yang diketahui bahwa beberapa aplikasi memang membutuhkan bandwidth besar, seperti VoiP.
Tak hanya itu saja, aplikasi yang menggunakan video, seperti Zoom dan Teams, juga membutuhkan bandwidth tidak kalah besar. Oleh karena itu, pada software defined networking, bandwidth dari setiap sambungan data bisa digabungkan untuk utilisasi jaringan yang lebih optimal agar aplikasi tidak melambat dan justru memiliki kecepatan lebih tinggi.
2. Keamanan Lebih Terjaga
Demi menjaga keamanan data konsumsi, menggunakan software defined networking menjadi hal yang wajib untuk menjaga kelancaran lalu lintas jaringan internet yang digunakan. Dengan teknologi ini, Anda bisa meningkatkan kenyamanan konsumen karena informasi mereka jadi jauh lebih terjaga.
Hal ini karena teknologi tersebut dapat mencegah terjadinya kebocoran informasi akibat serangan pada jaringan. Bahkan sistem monitoring yang dilakukan secara terpusat juga lebih memudahkan administrator dalam mengawasi jaringan.
3. Mempercepat Inovasi dan Pengembangan
Jika perusahaan Anda ingin mempercepat inovasi dan pengembangan, khususnya pada jaringan internet, maka wajib menggunakan software defined networking. Hal ini karena teknologi tersebut menyediakan platform yang fleksibel untuk berinovasi dan dikembangkan.
Dengan adanya kontrol jaringan yang diisolasi dari perangkat keras, Anda bisa lebih mudah dalam mengembangkan, menciptakan, dan menguji aplikasi. Selain itu, selama proses tersebut, Anda juga tidak perlu khawatir jaringan yang tersedia akan terganggu pengoperasiannya.
4. Meningkatkan Skalabilitas Jaringan
Manfaat terakhir adalah dapat meningkatkan stabilitas jaringan, yakni kemampuan suatu jaringan atau perangkat lunak untuk mengelola peningkatkan permintaan. Jadi, meski nantinya volume data atau jumlah pengguna bertambah, tidak akan terjadi penurunan kinerja yang berarti.
Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir lalu lintas jaringan akan melambat hingga menyebabkan kepuasan pelayanan terhadap pelanggan menurun.
BACA JUGA: Cara Mudah Meningkatkan Kecepatan Internet dengan Private Network
Solusi Software Defined Networking dengan XLSMART for BUSINESS, Konsultasikan Segera!
Software defined networking adalah jaringan modern yang dapat menjawab tantangan jaringan tradisional. Pasalnya, teknologi ini menawarkan manajemen terpusat, fleksibilitas, dan keamanan lebih tinggi.
Adapun untuk membantu perusahaan Anda mengadopsi teknologi jaringan modern, XLSMART for BUSINESS menghadirkan solusi yang mengintegrasikan prinsip software defined networking dengan kebutuhan bisnis lokal di Indonesia.
Dengan dukungan ini, perusahaan Anda bisa mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan efisiensi operasional jaringan. Segera konsultasikan kebutuhan digital bisnis Anda bersama XLSMART for BUSINESS untuk mendapatkan solusi end-to-end terbaik.






